Road to Medalis

Increase Your Interest in Earth Science with Ulya

22 Februari 2026Ulya · Kedokteran · Kebumian · OSN · Kelas Olim
Increase Your Interest in Earth Science with Ulya

Nama

Ulya

Kampus

Universitas Sebelas Maret

Jurusan

Kedokteran

Medalis Perak Olimpiade Sains Nasional Bidang Kebumian 2024
Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Kebumian Universitas Jenderal Soedirman 2023
Medalis Perunggu Olimpiade Geografi dan Geosains FITB ITB 2023
Nama saya Ulya. Saya merupakan alumni MAN 2 Kota Malang dan peraih Medali Perak OSN Kebumian 2025. Saat ini, saya menempuh pendidikan Kedokteran di Universitas Sebelas Maret, meskipun jurusan yang saya ambil berbeda dengan bidang olimpiade yang pernah saya tekuni.
Perjalanan saya di bidang Kebumian berawal dari sebuah ketidaksengajaan. Pada awalnya, saya sama sekali tidak tertarik dengan Kebumian karena bidang ini belum pernah saya pelajari, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Namun, ketika duduk di kelas 10, saya mendapat rekomendasi untuk mencoba menekuni Kebumian. Dengan rasa penasaran, saya pun mulai belajar. Setelah kurang lebih satu semester mendalami bidang ini, ketertarikan saya justru semakin besar. Kebumian memperkenalkan saya pada berbagai konsep sains yang terintegrasi langsung dengan fenomena nyata di Bumi—mulai dari geologi, meteorologi, oseanografi, hingga astronomi—yang semuanya tidak saya dapatkan di bangku sekolah.
Bagi saya, OSN bukanlah perjalanan singkat. Persiapan menuju OSN memakan waktu hampir satu tahun dan menuntut lebih dari sekadar kemampuan akademik. Menjaga kestabilan emosi dan mental menjadi tantangan tersendiri. Di saat teman-teman lain bisa lebih banyak bermain, saya harus belajar membagi waktu antara sekolah, olimpiade, dan aktivitas lainnya. Pada awalnya, hal ini terasa berat karena banyak konsekuensi yang harus diterima. Namun, seiring waktu, saya menyadari bahwa usaha yang dijalani dengan sungguh-sungguh tidak akan pernah mengkhianati hasil.
Dalam mempelajari Kebumian, saya belajar bahwa rasa ingin tahu adalah kunci utama. Tidak cukup hanya berlatih soal, tetapi juga memperkuat konsep dasar dengan membaca buku-buku terkait Kebumian dan cabang-cabang ilmunya. Ketika pemahaman konsep sudah kuat, soal-soal yang kompleks pun terasa lebih mudah. Tentu saja, semua itu harus diimbangi dengan latihan yang konsisten dan persiapan yang disesuaikan dengan karakter soal di setiap tahap seleksi, baik OSK, OSP, maupun OSN.
OSN Kebumian memiliki keunikan tersendiri dibandingkan bidang lain. Selain tes teori, terdapat pula tes peraga dan tes lapangan. Kedua tes ini memberikan pengalaman yang sangat berkesan karena kami benar-benar diuji untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari pada kondisi nyata di Bumi. Pelaksanaan OSN secara luring juga menjadi momen yang tak terlupakan, karena saya dapat bertemu dengan teman-teman seperjuangan dari seluruh Indonesia dan menjadi bagian dari satu keluarga besar, yaitu Tim Olimpiade Ilmu Kebumian Indonesia.
Pelajaran terpenting yang saya peroleh dari OSN bukanlah semata-mata medali. OSN mengajarkan saya tentang arti proses—bagaimana caranya bangkit, bertahan, dan terus melangkah meskipun jalan yang dilalui tidak selalu mudah. Saya belajar bahwa lelah, ragu, dan merasa tertinggal adalah hal yang wajar dalam sebuah perjuangan.
Meskipun bidang OSN yang saya tekuni berbeda dengan jurusan kuliah saya saat ini, dampak OSN sangat besar dalam kehidupan saya. Saya terbiasa berpikir kritis, menganalisis masalah secara mendalam, dan memiliki mental yang lebih kuat. OSN mungkin bukan satu-satunya jalan menuju kesuksesan, tetapi bagi saya, OSN adalah salah satu titik awal yang selalu mengingatkan saya untuk terus berproses dan berani melangkah lebih jauh.
Mulai Sekarang

Siap Berprestasi?

Bergabunglah dengan komunitas pembelajar berprestasi dan raih medali pertamamu!

© 2026 KelasOlim. All rights reserved.